9
Jul

9 Manfaat Jogging Secara Rutin

Jogging atau lari secara rutin akan memberikan manfaat baik bagi tubuh Anda. Berlari atau jogging memang tidak menghilangkan segala masalah dalam kehidupan Anda, namun tubuh yang sehat akan membuat Anda lebih bahagia, bukan? Ada baiknya berkonsultasi dengan seorang dokter jika Anda berencana untuk mengikuti maraton, namun jika Anda hanya ingin memasukkan lari ke dalam rutinitas Anda sehari-hari, Anda pasti akan merasakan perubahan yang positif pada tubuh Anda.

Lari adalah cara mudah dan tentu saja gratis untuk tubuh yang lebih sehat. Selain sepasang sepatu, lari tidak butuh peralatan khusus atau kartu anggota gym. Dikutip dari situs Brightside pada hari Kamis (14/4/2016), berikut 9 manfaat lari secara rutin bagi Anda.

A. Saat Anda berolahraga, tubuh Anda melepaskan hormon khusus yang disebut endoeefin atau ‘hormon kebahagiaan’. Saat kandungan endorfin dalam darah meningkat, Anda akan mengalami sedikit perasaan euforia dan perasaan depresi pun menghilang.

B. Lari secara rutin akan menguatkan fungsi jantung, menambah jumlah kapiler serta sel-sel darah merah dalam tubuh. Jantung sebagai bagian dari otot tubuh pun akan semakin kuat.

C. Kapasitas otot untuk menyerap oksigen juga akan meningkat. Sebuah jantung yang terlatih dengan rutinitas lari akan memompa jumlah darah yang lebih besar per siklus. Saat aliran darah meningkat, konsumsi oksigen juga akan meningkat. Semua jaringan dan organ dalam tubuh Anda akan menerima lebih banyak darah yang kayak akan oksigen dan nutrisi.

D. Lari akan membantu menyingkirkan stres. Tubuh telah menerima banyak ‘sampah’ dari ketegangan saraf dan kelelahan dalam 1 hari. Untuk mengeluarkannya dari tubuh, Anda harus berkeringat. Disinilah pentingnya berlari bagi tubuh Anda.

E. Aktivitas otak akan meningkat juga. Saat Anda sedang berlari, otak akan menghasilkan solusi kreatif untuk masalah-masalah yang sedang Anda hadapi. Ini bisa terjadi karena adanya asupan oksigen yang membantu sistem saraf pusat, termasuk otak, berfungsi lebih aktif.

F. Dengan berlari secara rutin, daya tahan tubuh akan meningkat karena sel-sel darah merah dan hemoglobin yang bertambah dalam tubuh. Lari juga akan menurunkan kolesterol darah, mengurangi rasa lapar dan memperbaiki metabolisme Anda. Hal ini akan berpengaruh pada berat badan yang tentu saja akan berkurang.

G. Waktu berlari tidak terlalu penting. Di pagi hari, level hormon Anda sedang lebih tinggi dari biasanya dan lari akan menyingkirkan rasa stres dan penat dari tubuh sehingga terasa kembali normal. Berlari setelah pulang dari kantor juga akan membuat Anda lebih relaks, mengembalikan energi, mengurangi rasa lapar, dan membuat tidur lebih nyenyak.

H. Sebuah penelitian menemukan bahwa berlari secara rutin akan meningkatkan regenerasi sel-sel dalam hati.

I. Membiasakan diri berlari dengan rutin akan memberikan efek positif tulang dan sendi-sendi dalam tubuh. Hal ini juga baik bagi orang yang berusia lanjut karena mencegah penyakit sendi degeneratif atau ostearthritis.

8
Jul

Bukan Pagi hari, Ini Waktu Terbaik untuk Lari

Untuk mengetahui jadwal kegiatan terbaik Anda sehari-hari adalah diri sendiri. Namun, terkadang banyak hal terjadi di luar kendali Anda. Seperti, Anda sering terbiasa melakukan olahraga lari atau jogging di pagi hari. Namun apakah Anda benar-benar mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan tersebut?

Dari hasil penelitian ternyata waktu terbaik untuk melakukan jogging adalah di sore hari. Mengapa? Simak beberapa alasannya;

1. Tidur malam lebih berkualitas
Menurut studi dari University of California, orang yang melakukan olahraga di malam hari akan tidur 30 menit lebih cepat, serta mendapatkan tidur malam yang lebih baik dan bahagia. Hal ini disebabkan oleh tekanan darah dan ketegangan otot yang berkurang.

2. Anda tidak beresiko mengalami cidera
Saat bangun di pagi hari setelah tidur beberapa jam, otot-otot tubuh Anda cenderung kaku dan kurang bergerak. Ditambah jika Anda tidak melakukan perenggangan, Anda akan lebih berisiko untuk cidera saat melakukan jogging.

Sebaliknya, di malam hari, suhu tubuh Anda meningkat dan sedang dalam keadaan prima untuk menanggapi berbagai perubahan.

3. Dapat mengurangi berat badan
Hormon membutuhkan waktu lebih banyak untuk menggerakkan metabolisme setelah puasa semalaman, namun akan bekerja sangat baik di malam hari. Setelah makan malam, metabolisme Anda akan berfungsi sepenuhnya dan membantu tubuh untuk terus membakar kalori.

4. Menjaga fungsi paru-paru
Menurut studi terbaru, fungsi paru-paru terbukti 6 % lebih baik di malam hari, dibandingkan pagi hari. Bagi Anda yang berprofesi sebagai pelari atau hanya sekedar menyenangi olahraga lari, malam hari adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kecepatan Anda.

5. Lebih rilex dan menghilangkan stress
Obat terbaik untuk hari yang berat karena pekerjaan kantor atau rumah adalah lari di malam hari. Kegiatan ini dipercaya dapat memberi Anda endorphin yang besar. Endorphin akan meningkatkan mood dan otomatis juga akan membuat Anda rileks.

 

5
Jul

Puasa Ternyata Menyehatkan Organ Vital Pria dan Alat Reproduksi Wanita

Berpuasa pada dasarnya bukan hanya menahan rasa lapar dan haus sepanjang hari, tetapi berpuasa ternyata lebih dari itu. Berpuasa juga harus menjaga emosi dan berbagai hawa nafsu, khususnya hawa nafsu seksual yang banyak muncul bagi mereka yang sudah dewasa. Para Ahli kesehatan sendiri menyebutkan jika dengan berpuasa, pria ternyata juga bisa mengalami dampak positif pada kesehatan organ vitalnya. Seperti apakah manfaat berpuasa bagi organ vital pria?

Para ahli kesehatan menyebutkan jika berpuasa akan membuat sirkulasi darah pada tubuh menjadi lebih lancar. Hal ini berarti, berpuasa bisa berimbas positif berupa kemampuan ereksi organ vital pria yang akan menjadi semakin baik. Dengan berpuasa, kita akan membuat kadar kolesterol jahat dan baik bisa menjadi semakin berimbang sehingga di dalam pembuluh darah akan semakin sedikit hambatannya dan sirkulasi darah pun menjadi semakin lancar dan itu sangat membantu dalam proses spermatogenesis, sebuah proses yang membentuk sel spermatozoa yang berarti memaksimalkan produksi sperma yang berkualitas. Selain itu kadar hormon testosteron pada pria juga akan tetap terjaga dengan baik.

Berpuasa akan memberikan dampak positif berupa semakin bersihnya organ hati dan membersihkan aliran darah. Hal ini ternyata bisa berimbas positif bagi mereka yang sedang melakukan program bayi tabung. Karena berpuasa mampu membantu program pembuangan racun di dalam tubuh, maka hormon-hormon di dalam tubuh pun mencapai kadar yang seimbang dan pada akhirnya membantu peningkatan persentase keberhasilan program bayi tabung.

Sedangkan pada alat reproduksi wanita, puasa ternyata memiliki hubungan atau pengaruh juga untuk tingkat kesuburan reproduksinya. Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli dan menghasilkan temuan bahwa ada beberapa perempuan yang mengalami penurunan hormone pralaktin pada saat melaksanakan puasa.

Pada suatu penelitian yang dilakukan oleh ahli, hormon wanita tidak mengalami gangguan pada hormon virgisteronnya saat melaksanakan puasa. Tetapi, dari 80% populasi dalam penelitian ini menunjukan adanya perubahan pada penurunan hormone prolaktin, di mana ada harapan baru untuk para penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan oleh peningkatan hormone pralaktin ini. Sampai pada saat puasa, wanita tersebut akan terus berpeluang besar untuk memiliki kondisi subur.

Penelitian yang dilakukan Jonathan Tilly dan rekan-rekan dari Harvard Medical School yang bekerja sama dengan Massachusetts General Hospital (MGH) melalui dua ekor tikus betina dewasa. Selama tujuh bulan, salah satu tikus itu diberi makanan sebanyak-banyaknya, sementara kelompok lainnya dibatasi asupannya.

Hasilnya, tikus yang memperoleh makanan banyak justru mengalami penurunan jumlah sel telur. Sedangkan kelompok satunya terlihat sehat di alat reproduksinya.

Selain tikus, para peneliti juga mencobakan metode ini pada monyet betina, Kesimpulannya, saat wanita menjalani puasa, tubuhnya justru bakal memproduksi jumlah sel telur lebih banyak, kadar gula dalam darah juga menurun.

Otomatis, kondisi ini akan mempengaruhi hormon reproduksi sehingga melancarkan siklus menstruasi dan produksi sel telur. Selain itu, dengan mengurangi asupan kalori, umur reproduksi juga makin panjang.

Untuk menambah kesuburan, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berikut ini saat berbuka dan sahur. Sebut saja, ikan yang mengandung zat merkuri tinggi seperti tuna, makarel, hiu, ikan kalengan dan sushi tuna mentah.

Sebaiknya jangan mengonsumsi kafein (kopi dan teh). Minuman-minuman ini meningkatkan risiko keguguran bagi wanita yang sedang hamil.