10 Makanan Sehat terbukti menghentikan Kebiasaan Merokok

kebiasaan merokok

Merokok adalah salah satu kebiasaan terburuk yang dapat membuat siapapun bisa kecanduan. Meskipun banyak orang yang beranggapan, bahwa merokok dapat menjadikan dirinya menjadi lebih tenang, namun kebanyakan orang telah gagal untuk mengendalikan dirinya dan mengonsumsinya terus menerus. Ada ribuan bahan kimia berbahaya dalam rokok yang membunuh ribuan orang setiap tahunnya.

Mereka yang mengkonsumsi berisiko tinggi menderita sejumlah penyakit degeneratif termasuk kanker, masalah kardiovaskular, gangguan kulit, kerusakan paru-paru, serta pembusukan gigi dan mulut. Berhenti merokok bukan hal yang mudah dilakukan.

Berikut 10 makanan yang bisa membantu berhenti dari kebiasaan merokok :

  1. Susu, Ketika Anda merokok, bibir Anda akan kehilangan kekenyalan dan akan menjadi lebih gelap. Beberapa orang mengatakan bahwa minum segelas susu akan membantu dalam menghidupkan kembali bibir lezat Anda. Jika Anda mencoba minum segelas susu atau makan produk susu sebelum merokok, maka Anda mungkin tahu apa kombinasi yang buruk dari keduanya. Rasa susu memiliki kekuatan untuk membuat rasa rokok menjadi pahit. Jadi, ketika Anda mulai memiliki keinginan rokok, minum segelas susu untuk menghadapinya.
  2. Seledri, wortel dan mentimun, Selain nutrisi yang dapat Anda dapatkan dari sayuran ini, bahan ini juga dikenal untuk membuat seorang perokok dapat mengurangi ketergantungan terhadap nikotin. Tekstur renyah dari sayuran ini membantu dalam mengurangi keinginan untuk merokok. Selain itu, mereka dapat membuat rasa rokok menjadi tidak menyenangkan.
  3. Brokoli dan kembang kol, Brokoli dan kembang kol adalah sayuran lain yang bermanfaat bagi para perokok dan juga baik untuk oarang yang bukan perokok. Jenis sayuran ini mengandung sulforaphane yang bertanggung jawab untuk memproduksi bahan kimia yang melindungi paru-paru dari racun. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa nikotin terlalu banyak dalam tubuh akan mengalahkan sulforaphane sehingga sifat terapeutik dari brokoli dan kembang kol mungkin tidak terlalu efektif untuk perokok berat.
  4. Sitrat buah-buahan, Merokok secara terus menerus akan mengurangi tingkat vitamin C dalam tubuh Anda. Hal ini karena nikotin menyerap asam askorbat yang menjadikan tubuh tidak sehat. Untuk mengurangi ketergantungan nikotin, Anda perlu meningkatkan konsumsi buah-buahan kaya akan sitrat vitamin C seperti jeruk dan lemon.
  5. Apel, Merokok memberikan banyak racun dalam darah tubuh Anda yang menyebabkan berbagai penyakit. Makan apel setiap hari dapat memerangi racun yang disebabkan oleh rokok. Apel mengandung banyak air dan pektin yang membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Tekstur renyah apel juga dapat mengurangi keinginan untuk merokok.
  6. Jahe dan bawang putih, Kedua bumbu yang membuat makanan lezat ini juga membantu dalam memerangi merokok. Rasa panas dari mereka, dan rasa tajam akan membantu Anda melepaskan racun-racun yang Anda dapatkan jika Anda merokok. Mereka juga dapat membantu dalam menjaga aliran darah dan tekanan seimbang saat Anda menarik diri dari kebiasaan merokok.
  7. Makanan Herbal, Tumbuh-tumbuhan seperti rosemary dan peterseli dapat mengurangi kecanduan dan iritasi yang disebabkan oleh merokok. Anda dapat mencoba untuk menggunakannya di berbagai hidangan.
  8. Madu, Madu secara bertahap melepaskan glukosa ke aliran darah. Plus, madu memiliki anti-oksidan yang akan membantu dalam menghilangkan racun dalam tubuh.
  9. Kayu manis, jika rokok adalah rekan tidak sehat, maka kayu manis adalah rekan yang sehat. Maksudnya, menghirup aroma kayu manis dapat dirasakan seperti rasa drag. Juga, memakan kayu manis akan menenangkan saraf dan otak Anda seperti halnya ketika Anda sedang merokok.
  10. Makanan Asin, Makan makanan asin dapat memadamkan para pengidam rokok. Jadi, cobalah makan porsi kecil makanan asin atau mencicipi sejumput kecil garam.Meski demikian, peneliti mengingatkan agar Anda tak sembarang mengonsumsi ramuan herbal untuk menghentikan kebiasaan merokok. Sebelum memutuskan menggunakan obat herbal, ada baiknya jika Anda berkonsultasin dengan dokter terlebih dulu.